Industri Packaging Tumbuh, Ini Peluang bagi UMKM dan Bisnis Makanan Minuman
Industri Packaging Tumbuh, Ini Peluang bagi UMKM dan Bisnis Makanan Minuman
Kemasan kini memiliki peran yang semakin penting dalam persaingan bisnis. Selain melindungi produk, packaging juga membantu membangun identitas merek, memberikan informasi kepada konsumen, dan mendukung distribusi barang hingga sampai ke tangan pembeli.
Perkembangan tersebut sejalan dengan pertumbuhan industri percetakan dan kebutuhan kemasan di Indonesia. Dalam laporan yang diterbitkan pada 23 September 2026, RRI mengutip informasi bahwa permintaan sektor packaging dan label meningkat hingga 20 persen. Perkembangan e-commerce serta bertambahnya aktivitas UMKM menjadi beberapa faktor yang mendorong kebutuhan tersebut.
Informasi itu disampaikan menjelang penyelenggaraan ALLPrint Indonesia 2026, pameran industri percetakan, label, dan teknologi kemasan yang berlangsung pada 7–10 Oktober di Jakarta.
Packaging Bukan Lagi Sekadar Pembungkus
Dalam bisnis modern, kemasan memiliki fungsi yang lebih luas daripada sekadar membungkus barang. Kemasan membantu produk tetap tertata, memudahkan penyimpanan, serta mendukung proses pengiriman dan penjualan.
Bagi bisnis makanan dan minuman, pemilihan kemasan bahkan dapat memengaruhi pengalaman pelanggan. Makanan yang dikirim melalui layanan pesan antar, misalnya, membutuhkan wadah yang sesuai dengan jenis makanan, ukuran porsi, serta kondisi selama perjalanan.
Sementara itu, produk minuman memerlukan kemasan yang praktis untuk disajikan dan dibawa. Karena itu, kebutuhan packaging tidak bisa disamakan untuk semua jenis usaha.
E-commerce Ikut Mendorong Kebutuhan Kemasan
Penjualan melalui marketplace, media sosial, dan layanan pesan antar membuat produk harus melewati proses distribusi yang semakin beragam. Kemasan perlu disesuaikan dengan cara produk disimpan, dipindahkan, dan diterima konsumen.
Untuk produk makanan siap santap, pelaku usaha dapat mempertimbangkan wadah seperti thinwall, mika, atau paper bowl sesuai karakter makanan. Sementara itu, bisnis minuman dapat memilih cup plastik berdasarkan ukuran sajian, bentuk, dan kebutuhan penyegelan.
Pilihan tersebut bukan hanya soal tampilan. Ukuran yang sesuai juga membantu pelaku usaha mengatur porsi, mengurangi ruang kosong dalam kemasan, dan menyesuaikan kebutuhan operasional.
UMKM Perlu Memilih Kemasan Sesuai Jenis Produk
Ketika usaha mulai berkembang, kebutuhan kemasan biasanya ikut berubah. Pelaku usaha yang awalnya berjualan dalam skala kecil mungkin mulai membutuhkan ukuran yang lebih beragam, stok yang lebih konsisten, atau kemasan yang sesuai untuk penjualan grosir.
Agar tidak salah memilih, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum membeli packaging.
1. Sesuaikan dengan karakter produk
Perhatikan apakah produk berbentuk cair, padat, berminyak, kering, atau memiliki kuah. Jenis produk akan memengaruhi bentuk wadah dan spesifikasi kemasan yang diperlukan.
2. Pertimbangkan cara penjualan
Kemasan untuk produk yang langsung dikonsumsi di tempat bisa berbeda dari kemasan untuk pesanan yang harus dikirim. Pertimbangkan kemudahan membawa produk, penutupan wadah, serta perlindungan selama distribusi.
3. Perhatikan ukuran dan efisiensi biaya
Ukuran kemasan sebaiknya sesuai dengan porsi produk. Kemasan yang terlalu besar atau tidak sesuai dapat membuat penggunaan bahan dan biaya menjadi kurang efisien.
4. Pastikan kesesuaian untuk kontak pangan
Untuk makanan dan minuman, jangan hanya melihat bentuk atau harga. Pastikan material dan spesifikasi kemasan sesuai dengan jenis pangan serta kondisi penggunaannya. Ikuti informasi dan petunjuk dari produsen.
5. Pilih pemasok yang sesuai kebutuhan usaha
Pelaku usaha yang membutuhkan beberapa jenis kemasan dapat mempertimbangkan pemasok dengan pilihan produk yang sesuai. Ketersediaan ukuran, konsistensi spesifikasi, dan kemudahan pemesanan dapat membantu pengelolaan stok.
Tren Packaging Membuka Peluang bagi Bisnis Kemasan
Meningkatnya kebutuhan packaging menjadi peluang bagi berbagai pelaku usaha, mulai dari produsen, percetakan label, distributor, toko plastik, hingga pemasok kemasan makanan dan minuman.
Namun, pertumbuhan industri tidak berarti semua jenis kemasan mengalami peningkatan permintaan dalam besaran yang sama. Kebutuhan setiap kategori tetap bergantung pada jenis produk, saluran penjualan, dan karakteristik pelanggan.
Karena itu, pelaku usaha perlu memahami kebutuhan pasar yang dilayani. Toko plastik, misalnya, dapat memperhatikan variasi ukuran dan jenis produk yang sering dibutuhkan pelanggan. Sementara bisnis F&B perlu memilih kemasan berdasarkan fungsi, keamanan, tampilan, dan efisiensi penggunaan.
MultiPlastik Menyediakan Berbagai Kebutuhan Packaging
MultiPlastik menyediakan berbagai produk plastik dan kemasan untuk toko plastik, UMKM, bisnis makanan dan minuman, reseller, serta kebutuhan usaha lainnya.
Pilihan produknya mencakup cup plastik, thinwall, mika, paper cup, paper bowl, plastik PP dan LDPE, serta berbagai kebutuhan packaging lainnya. Setiap jenis kemasan dapat dipertimbangkan sesuai karakter produk dan kebutuhan operasional usaha.
Untuk mengenali pilihan kemasan bagi bisnis, baca juga panduan supplier kemasan Surabaya untuk UMKM dan bisnis F&B.
Bagi pelaku usaha minuman, tersedia pula panduan supplier cup plastik Surabaya untuk usaha minuman yang membahas kebutuhan cup untuk UMKM dan bisnis F&B.
Kesimpulan
Perkembangan industri packaging dan label menunjukkan bahwa kemasan merupakan bagian penting dari rantai bisnis, terutama ketika e-commerce dan UMKM terus berkembang.
Bagi pelaku usaha makanan dan minuman, langkah terpenting bukan sekadar mengikuti tren, melainkan memilih kemasan yang sesuai dengan produk, cara penjualan, keamanan pangan, dan anggaran operasional.
Dengan pemilihan packaging yang tepat, pelaku usaha dapat menyiapkan produknya untuk kebutuhan penyimpanan, distribusi, dan pelayanan konsumen secara lebih baik.
Sumber:
Artikel ini merujuk pada laporan RRI berjudul Industri Percetakan Bergeser ke Digital, Packaging Jadi Motor Pertumbuhan, diterbitkan pada 23 September 2026.
Informasi mengenai perkembangan industri, permintaan packaging dan label, serta penyelenggaraan ALLPrint Indonesia 2026 dirangkum dengan konteks kebutuhan kemasan bagi UMKM dan bisnis makanan minuman.
#MultiPlastik #IndustriPackaging #IndustriKemasan #PackagingUMKM #KemasanUMKM #KemasanMakanan #KemasanMinuman #BisnisFNB #UMKMIndonesia #PackagingIndonesia #SupplierKemasan #DistributorPlastik