Beranda News KRISTA InterFOOD 2026 Digelar 4–7 Novemb...
KRISTA InterFOOD 2026 Digelar 4–7 November, Kemenperin Dorong IKM Pangan Masuk Rantai Pasok Industri
Tips & Info 31 Oktober 2026

KRISTA InterFOOD 2026 Digelar 4–7 November, Kemenperin Dorong IKM Pangan Masuk Rantai Pasok Industri

```html

JAKARTA – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendorong industri kecil dan menengah (IKM) pangan untuk memperluas jaringan bisnis dan masuk ke dalam rantai pasok industri berskala lebih besar. Upaya tersebut dilakukan melalui fasilitasi kemitraan antara IKM pangan dengan pelaku industri menengah dan besar dalam ajang KRISTA InterFOOD 2026.

Pameran industri makanan dan minuman tersebut dijadwalkan berlangsung pada 4–7 November 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK 2, Tangerang, Banten. Kegiatan ini menjadi salah satu wadah bagi produsen, pemasok, distributor, importir, hingga pembeli profesional untuk bertemu dan menjajaki peluang kerja sama.

Kemenperin Dorong IKM Pangan Perluas Kemitraan

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka Kemenperin, Reni Yanita, menyampaikan bahwa pengembangan IKM pangan diarahkan agar mampu menjadi bagian dari rantai pasok industri pangan yang lebih luas, termasuk pasar global.

Melalui KRISTA InterFOOD 2026, Kemenperin menghadirkan produk unggulan IKM pangan serta peserta program Indonesia Food Innovation (IFI) 2026. Program tersebut mengangkat tema Intermediate Product Edition, yaitu pengembangan produk antara berbasis sumber daya lokal untuk meningkatkan nilai tambah produk pangan.

Produk antara dinilai memiliki potensi untuk memperkuat rantai pasok industri, meningkatkan nilai tambah komoditas, memperpanjang umur simpan, serta membuka peluang pasar yang lebih luas. Pelaku IKM juga berkesempatan memperkenalkan produknya kepada distributor, pembeli profesional, investor, dan calon mitra industri.

KRISTA InterFOOD 2026 Hadirkan 1.100 Peserta

Penyelenggaraan KRISTA InterFOOD tahun ini memasuki edisi ke-27. Berdasarkan informasi penyelenggara dan Kemenperin, pameran tersebut akan menghadirkan sekitar 1.100 peserta, termasuk 100 UMKM, dari 16 negara.

Pameran menempati 11 hall dengan total area sekitar 60.000 meter persegi. Penyelenggara menargetkan kehadiran 95.000 pengunjung profesional dari 30 negara untuk menjajaki peluang bisnis, memperluas jaringan perdagangan, dan membangun kemitraan.

Selain menampilkan produk makanan dan minuman, kegiatan ini juga menghadirkan program edukasi, kompetisi, serta business matching yang mempertemukan pelaku usaha dengan calon pembeli dan mitra potensial.

Pertumbuhan Bisnis Pangan Membuka Peluang bagi Industri Kemasan

Perluasan pasar produk pangan tidak hanya berkaitan dengan kualitas makanan dan minuman. Pelaku usaha juga perlu memperhatikan kesiapan proses produksi, penyimpanan, pengiriman, hingga penyajian produk kepada konsumen.

Salah satu aspek yang tidak dapat dipisahkan dari kegiatan tersebut adalah pemilihan kemasan. Kemasan berperan dalam menjaga produk selama penyimpanan dan distribusi, memudahkan penanganan, serta mendukung tampilan produk saat dipasarkan.

Kebutuhan kemasan dapat berbeda sesuai karakteristik produk. Usaha makanan siap saji, misalnya, membutuhkan wadah yang praktis untuk dibawa dan disajikan. Sementara itu, produk makanan berkuah, makanan beku, maupun produk kering memerlukan pertimbangan kemasan yang disesuaikan dengan kebutuhan penyimpanan dan distribusinya.

Bagi pelaku UMKM yang ingin memperluas pasar atau menjalin kerja sama dengan mitra bisnis yang lebih besar, kesiapan kemasan menjadi salah satu hal yang patut diperhatikan sejak awal.

Pelaku Usaha Perlu Memperhatikan Kesiapan Produk dan Kemasan

Kesempatan memperluas jaringan melalui pameran dan business matching perlu diikuti dengan kesiapan operasional. Pelaku usaha sebaiknya memastikan kualitas produk konsisten, kapasitas produksi sesuai permintaan, serta kemasan tersedia dalam jumlah dan spesifikasi yang dibutuhkan.

Pemilihan pemasok kemasan yang tepat juga dapat membantu bisnis menjaga kelancaran operasional. Ketersediaan ukuran, jenis bahan, kapasitas pasokan, dan kesesuaian kemasan dengan karakter produk menjadi beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan.

Informasi mengenai pilihan kemasan untuk berbagai kebutuhan usaha dapat dibaca melalui artikel supplier kemasan untuk UMKM dan bisnis F&B serta panduan memilih cup plastik untuk usaha minuman.

Melalui perkembangan industri pangan dan berbagai peluang kemitraan yang terbuka, kebutuhan terhadap solusi pengemasan diperkirakan tetap menjadi bagian penting dalam mendukung aktivitas produksi hingga distribusi produk makanan dan minuman.

Informasi KRISTA InterFOOD 2026

  • Nama acara: KRISTA InterFOOD 2026
  • Tanggal: 4–7 November 2026
  • Lokasi: NICE PIK 2, Tangerang, Banten
  • Penyelenggara: Krista Exhibitions
  • Informasi acara: Website resmi KRISTA InterFOOD

Dengan mempertemukan produsen, UMKM, distributor, dan pelaku industri dari berbagai negara, KRISTA InterFOOD 2026 diharapkan dapat membuka peluang kemitraan baru sekaligus memperkuat daya saing industri makanan dan minuman Indonesia.

Baca juga:

#KRISTAInterFOOD2026 #IKMPangan #IndustriMakananMinuman #KemasanMakanan #BisnisUMKM #IndustriKemasan #Multiplastik

```
Hubungi Kami