Beranda News Usaha Katering Harian? Ini Tips Memilih...
Usaha Katering Harian? Ini Tips Memilih Kemasan untuk Pesanan Banyak
Tips & Info 29 Oktober 2026

Usaha Katering Harian? Ini Tips Memilih Kemasan untuk Pesanan Banyak

Usaha katering harian membutuhkan persiapan yang konsisten, mulai dari bahan makanan, proses memasak, pembagian porsi, hingga pengemasan sebelum pesanan dikirim. Ketika jumlah pesanan meningkat, pemilihan kemasan menjadi salah satu hal penting untuk menjaga proses kerja tetap praktis dan teratur.

Baik untuk katering rumahan, makan siang kantor, acara keluarga, maupun pesanan dalam jumlah besar, kemasan perlu disesuaikan dengan jenis menu dan cara distribusinya. Wadah yang tepat membantu makanan lebih mudah ditata, dibawa, dan disajikan kepada pelanggan.

Lalu, bagaimana cara memilih kemasan katering harian yang sesuai untuk kebutuhan usaha? Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan.

1. Sesuaikan Kemasan dengan Menu Katering

Langkah pertama adalah mengenali jenis makanan yang paling sering dijual. Katering dengan menu nasi, ayam, sayuran, dan lauk kering memiliki kebutuhan berbeda dari katering yang menyediakan makanan berkuah atau menu dengan banyak saus.

Untuk menu nasi kotak dengan lauk terpisah, kotak makanan yang memiliki ruang cukup dapat membantu menjaga susunan hidangan. Sementara itu, wadah dengan tutup yang sesuai dapat dipertimbangkan untuk menu tertentu yang membutuhkan perlindungan selama pengiriman.

Jika menyediakan beberapa paket menu, pelaku usaha dapat menggunakan jenis kemasan berbeda sesuai kebutuhan. Dengan begitu, pemilihan wadah tidak hanya berdasarkan harga, tetapi juga fungsi dan karakteristik makanan.

2. Pilih Jenis Wadah yang Sesuai

Ada beberapa pilihan kemasan yang dapat dipertimbangkan untuk usaha katering harian. Setiap jenis memiliki karakteristik dan peruntukan yang perlu diperiksa sebelum digunakan.

Kotak makanan atau lunch box

Kotak makanan cocok dipertimbangkan untuk menu nasi beserta lauk dan pelengkapnya. Pilih ukuran yang sesuai dengan porsi agar makanan dapat ditata dengan rapi tanpa membuat wadah terlalu penuh.

Thinwall

Thinwall dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan penyajian dan pengemasan makanan, bergantung pada bentuk, kapasitas, bahan, serta spesifikasi produknya. Jenis wadah ini dapat dipertimbangkan untuk menu tertentu yang memerlukan penutup, selama sesuai dengan karakteristik makanan dan kondisi penggunaannya.

Styrofoam makanan

Styrofoam makanan dapat menjadi salah satu pilihan untuk penyajian menu tertentu, termasuk nasi dan lauk. Pastikan produk memang diperuntukkan bagi kontak pangan serta sesuai dengan jenis makanan dan suhu penggunaannya.

Sebelum menentukan pilihan, periksa ukuran, bentuk, sistem penutup, dan ketahanan wadah. Jangan menganggap semua kemasan cocok untuk makanan panas atau berkuah tanpa memeriksa spesifikasi produk.

3. Perhatikan Risiko Bocor dan Tumpah

Dalam bisnis katering, makanan sering dipindahkan dan diangkut bersama pesanan lainnya. Karena itu, wadah yang mudah terbuka atau tidak sesuai untuk menu berkuah dapat meningkatkan risiko tumpahan selama perjalanan.

Pilih kemasan dengan tutup yang sesuai dan terpasang dengan baik. Untuk menu bersaus atau berkuah, lakukan pengujian menggunakan makanan yang benar-benar dijual sebelum kemasan digunakan dalam jumlah besar.

Periksa pula apakah wadah tetap tertutup ketika ditata dan dipindahkan secara normal. Jika menu membutuhkan wadah terpisah untuk kuah atau sambal, pertimbangkan tambahan kemasan yang sesuai agar komponen makanan tidak mudah bercampur.

Pelaku usaha juga dapat membaca panduan cara memilih kemasan makanan agar tidak mudah bocor untuk memahami faktor yang perlu diperhatikan saat memilih wadah.

4. Pilih Ukuran yang Memudahkan Penyusunan Pesanan

Pesanan katering sering kali terdiri dari puluhan hingga ratusan porsi dengan waktu pengiriman yang sudah ditentukan. Ukuran kemasan yang sesuai membantu proses pembagian makanan dan penyusunan pesanan menjadi lebih teratur.

Pastikan kapasitas wadah cukup untuk nasi, lauk, dan pelengkap tanpa membuat tutup sulit dipasang. Jika pesanan akan disusun dalam kantong atau kotak pengiriman, pertimbangkan pula dimensi kemasan agar mudah ditata.

Sebelum membeli dalam jumlah besar, lakukan simulasi pengemasan menggunakan menu harian. Cara ini membantu memastikan bahwa ukuran wadah sesuai dengan porsi dan alur kerja dapur.

5. Hitung Biaya Kemasan per Porsi

Biaya kemasan merupakan salah satu komponen yang perlu diperhitungkan dalam penentuan harga katering. Penggunaan wadah yang terlalu mahal dapat menekan margin, sedangkan kemasan yang tidak sesuai berpotensi menimbulkan biaya tambahan apabila makanan tumpah atau penyajiannya terganggu.

Untuk menghitung biaya kemasan per porsi, jumlahkan biaya wadah, tutup jika dijual terpisah, dan perlengkapan tambahan yang digunakan. Setelah itu, bandingkan dengan harga jual serta komponen biaya lainnya.

Misalnya, jika satu set kemasan berharga Rp1.000 dan digunakan untuk satu porsi, biaya kemasannya adalah Rp1.000 per porsi. Jika usaha memproduksi 100 porsi, total biaya untuk kemasan tersebut menjadi Rp100.000, belum termasuk perlengkapan tambahan.

Perhitungan sederhana ini dapat membantu pemilik katering memperkirakan kebutuhan belanja dan mengevaluasi pilihan kemasan berdasarkan biaya sekaligus fungsinya.

6. Rencanakan Stok untuk Pesanan Rutin

Usaha katering yang melayani pelanggan secara rutin perlu memperhatikan ketersediaan kemasan. Kekurangan wadah menjelang waktu produksi dapat mengganggu persiapan pesanan dan memaksa usaha mencari alternatif dalam waktu singkat.

Catat pemakaian kemasan setiap hari, rata-rata jumlah pesanan, serta waktu yang diperlukan untuk pengadaan ulang. Dari data tersebut, pelaku usaha dapat memperkirakan kapan harus melakukan pembelian kembali.

Jika memiliki beberapa pilihan menu, tentukan jenis kemasan yang digunakan untuk masing-masing paket. Perencanaan ini membantu mengontrol stok dan mengurangi risiko membeli ukuran yang ternyata jarang digunakan.

7. Pilih Supplier Kemasan yang Sesuai dengan Kebutuhan Usaha

Ketika volume pesanan bertambah, pelaku usaha dapat mengevaluasi pemasok berdasarkan variasi produk, ketersediaan ukuran, jumlah pembelian, konsistensi barang, dan kemudahan pemesanan.

Memiliki pemasok yang menyediakan berbagai pilihan kemasan dapat memudahkan usaha dalam memenuhi kebutuhan wadah makanan dan perlengkapan pendukungnya. Namun, pastikan setiap produk tetap sesuai dengan kebutuhan menu dan anggaran usaha.

Bagi pelaku usaha yang sedang mencari referensi, simak panduan supplier kemasan Surabaya untuk UMKM dan bisnis F&B serta informasi distributor plastik Surabaya untuk berbagai kebutuhan bisnis.

Temukan Kemasan yang Sesuai untuk Usaha Katering

Memilih kemasan katering harian tidak cukup hanya berdasarkan harga. Jenis menu, ukuran porsi, risiko bocor, kemudahan penyusunan, dan perencanaan stok juga perlu diperhatikan agar operasional usaha berjalan lebih teratur.

Multiplastik menyediakan berbagai pilihan produk plastik dan kemasan untuk kebutuhan bisnis kuliner, termasuk thinwall, kotak makanan, dan produk kemasan lainnya. Pelaku usaha dapat melihat pilihan produk melalui website resmi Multiplastik dan menyesuaikannya dengan kebutuhan operasional masing-masing.

Baca juga:

#KemasanKatering #KateringHarian #WadahNasiKotak #KemasanMakanan #UsahaKuliner #SupplierKemasan #Multiplastik

Hubungi Kami